Menghindari Runtuhnya Bisnis Dot Com di 2008
by: Mas Keke Friday, January 4th, 2008
Apa yang harus kita lakukan untuk menjaga bisnis online kita dari keruntuhan di 2008 ini?
Berita yang sering beredar saat ini (di 2007 maupun tahun sebelumnya) adalah puluhan bahkan ratusan website popular mengalami kegagalan operasi dan harus ditutup untuk selamanya, sedangkan trend internet terus berlanjut tanpa memperdulikan kondisi ini dengan persaingan yang semakin tajam. Apa yang terjadi?
Tidak hanya “big site” saja yang hancur, tetapi small dan home business juga berjatuhan. Hanya saja beritanya kurang begitu terdengar oleh Anda. Lalu, bisnis apa yang Anda jalankan di web saat ini? Apakah Anda melihat kemungkinan kenaikan profit selama masa-masa sulit seperti ini? Atau Anda sedang berjalan pelan tapi pasti kearah kehancuran?
Pada umumnya pemilik bisnis berbasis web tidak dapat menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut.
Karena itu saya menulis ini untuk mengungkapkan jawaban dari pertanyaan tersebut.
Mengapa banyak kapal yang tenggelam?
Apa yang salah? Mengapa banyak website yang hancur sedangkan trend menunjukan peningkatan pertumbuhan website?
Jawabannya bisa sangat sederhana. Karena mereka kehabisan dana. Kebanyakan dari mereka menghabiskan jutaan rupiah untuk pemasaran sedangkan pendapatan yang didapat tidaksepadan dengan itu. Bukankah itu adalah formula yang sangat sederhana untuk menuju kehancuran?
Persaingan yang terjadi sangat mengerikan. Mereka yang memiliki dukungan dana yang terbatas bersaing secara terbuka dengan perusahaan besar berdana pemasaran yang tidak terbatas. Sungguh persaingan sempurna. Saat ini ratusan juta rupiah telah dikucurkan untuk dana pemasaran, dengan harapan dapat menumbuhkan prospek baru. Memang benar membelanjakan uang di bidang advertising adalah tindakan smart, sepanjang Anda tidak menggali kuburan sendiri.
Kesalahan langkah yang paling sering dilakukan oleh perusaan adalah mereka sangant lemah di dalam pengelolaan inside marketing-nya. Apa itu inside marketing?
Area yang paling sering dilupakan oleh pebisnis, terutama yang berbasis web adalah inside marketing. Hanya perusaan besar dan stabil yang perduli akan inside marketing. Yang lain tidak terlalu memperhatikan dan berakhir dengan kebangkrutan. Karena inside marketing ini yang nantinya akan membangun bisnis anda atau menjadi penghancur dalam waktu bersamaan.
Sebelum melangkah lebih lanjut Anda perlu mengetahui apa yang tidak dapat dikategorikan dalam inside marketing:
Inside marketing tidak mencakup advertising.
Inside marketing tidak melibatkan pencarian prospek baru.
Inside marketing tidak menghabiskan banyak dana.
Tetapi inside marketing adalah metode marketing yang paling efektif yang dapat dilakukan. Jika dijalankan secara benar maka akan meningkatkan penjualan berlipat – lipat, dibanding anda tidak mengimplementasikannya, yang paling penting adalah inside marketing dapat membangun dan memperbaiki costumer relation.
Apa itu inside marketing
Definisi inside marketing menurut James Daniel adalah continual, regulary schedule relation you perform with people you’ve already manage to bring “inside” the loop of your business. Jadi telah jelas jika inside marketing itu sebenarnya adalah sebuah relation yang terjadwal dengan jelas dan dilakukan dengan konsisten dan terus – menerus serta regular antara pebisnis dengan orang – orang yang telah membuat usahanya menjadi dikenal dan berkembang.
Jika Anda mengembangkan usaha berbasis web, kenaikan orang – orang ini sangat cepat. Siapakah orang-orang itu?
Mereka adalah:
Yang pernah mengunjungi website Anda.
Yang memiliki ketertarikan dengan produk, service, dan opportunity yang Anda tawarkan.
Yang pernah mengontak Anda meminta pertolongan.
Yang pernah melakukan pembelian pada masa lalu dari Anda.
Yang bergabung dengan newsletter Anda.
Yang memberikan respon terhadap usaha marketing Anda.
Yang selalu melakukan komunikasi dengan Anda.
Mereka inilah darah kehidupan bisnis Anda. Anda sangat perlu untuk memperhatikan mereka. Perlakukan mereka seperti sahabat baik. Anda perlu berhubungan dengan mereka secara konstan. Tetapi banyak pebisnis yang kurang memperhatikan mereka dan menganggap mereka tidak berharga. Setiap usahanya hanya difokuskan untuk mencari prosfek baru yang ditangani secara buruk. Di sinilah seninya inside marketing.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar